Perbedaan Triplek Plywood dan Multiplek untuk Pemilihan Material Kayu yang Tepat

Kayu lapis atau populer dengan sebutan triplek plywood adalah material yang paling sering digunakan dalam dunia konstruksi dan furniture. Bahannya terkenal berkat kekuatan, fleksibilitas, serta kemudahan dibentuk.

Namun, ketika membahas kayu lapis, sering muncul pertanyaan mengenai perbedaan antara plywood dan multiplek. Meskipun sama-sama berasal dari lapisan kayu, ternyata ada beberapa hal yang membedakan kedua keduanya.

Perbedaan Triplek Plywood dan Multiplek yang Jarang Diketahui

Secara umum, plywood dan multiplek sama-sama merupakan lapisan kayu yang direkatkan secara bersilangan. Hal ini membuat keduanya lebih kuat daripada kayu solid biasa, karena pola lapisannya saling tegak lurus. Maka, dapat menahan tekanan sekaligus mengurangi risiko retak.

Kendati begitu, proses produksi hingga kualitas kayu yang digunakan menjadi pembeda utama. Berikut penjelasan selengkapnya.

Plywood

Triplek plywood biasanya terbuat dari kayu lunak atau campuran kayu lunak dan keras. Bahannya diiris tipis menjadi veneer. Veneer tersebut kemudian direkatkan menggunakan lem khusus dengan tekanan ekstra hingga menjadi lembaran kayu lapis.

Tak heran jika plywood punya karakter lebih ringan, fleksibel, dan memiliki ketebalannya lebih beragam. Material ini sangat cocok untuk penggunaan interior seperti lemari, rak, dan dinding panel.

Selain itu, harga per lembarnya relatif terjangkau. Sangat ideal sebagai pilihan utama untuk proyek dengan anggaran terbatas.

Multiplek

Di sisi lain, multiplek terbuat dari kayu keras berkualitas tinggi dan biasanya memiliki lebih sedikit lapisan daripada plywood. Lapisan pada multiplek cenderung tebal serta padat. Alhasil mampu menciptakan material yang lebih kuat dan tahan lama. Selain itu, multiplek sering digunakan untuk furniture premium, lantai kayu, dan proyek yang membutuhkan daya tahan ekstra. 

Kelebihan lain dari multiplex adalah permukaannya super halus dan rapat. Ini membuatnya mudah untuk di-finishing dengan cat atau laminasi tanpa banyak cacat. Lain dengan plywood yang kadang memiliki simpul atau garis alami kayu menonjol pada permukaannya.

Hanya saja, harga per lembar multiplek memang lebih tinggi. Ini tentu karena kualitas kayu serta proses produksinya yang sangat teliti.

Mana yang Lebih Bagus?

Jika menilik pada pertanyaan mana yang lebih bagus, tentu tidak ada pilihan pasti. Pemilihan antara plywood triplek dan multiplek sangat bergantung pada kebutuhan masing-masing pengguna.

Sebagai contoh, apabila membutuhkan material yang ringan, fleksibel dan ekonomis untuk furniture atau interior, plywood bisa menjadi pilihan tepat.

Namun, jika proyek menuntut kekuatan tinggi, ketahanan ekstra, serta tampilan yang lebih rapi, multiplex lebih layak dipertimbangkan. Meskipun dengan biaya lebih tinggi, namun kualitasnya cenderung pasti.

Secara keseluruhan, memahami perbedaan triplek plywood dan multiplek akan membantu pengguna membuat keputusan lebih bijak dan sesuai anggaran. Adanya hal ini, siapa pun tidak akan bingung lagi ketika memilih di toko bangunan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *