Dalam dunia konstruksi, seringkali muncul istilah sertifikasi bangunan hijau. Meski istilah ini sudah cukup populer, namun masih ada sebagian orang yang belum memahaminya. Maka dari itu, pastikan memahami pengertiannya sebaik mungkin.
Bukan hanya pengertiannya, pastikan juga tahu betapa pentingnya sertifikasi ini. Apabila memahaminya sebaik mungkin, maka bisa mengenalnya secara lebih mendalam. Wawasan tersebut sangatlah penting, terutama bagi siapa saja yang terjun ke dunia konstruksi.
Pengertian Sertifikasi Bangunan Hijau
Pembahasan pertama yang akan kita kupas tuntas kali ini yaitu pengertiannya. Pada dasarnya, sertifikasi ini adalah sejenis pengakuan resmi bagi bangunan yang sudah memenuhi standar keberlanjutan. Maka dari itu, tidak semua bangunan bisa memiliki sertifikasi tersebut.
Standarnya itu sendiri mencakup banyak hal. Mulai dari penilaian dalam hal efisiensi energi, pemakaian bahan bangunan ramah lingkungan, pengelolaan air sampai dengan meminimalisir emisi karbon.
Pentingnya Sertifikasi Green Building
Setelah mengetahui pengertiannya, kini saatnya memahami betapa pentingnya sertifikasi tersebut. Bangunan hijau atau green building senantiasa menguntungkan pengguna sebagaimana uraian berikut ini.
Menandakan Tidak Berdampak Buruk Terhadap Lingkungan
Salah satu pentingnya sertifikasi ini ialah menandakan bahwa bangunan yang didirikan tidak berdampak buruk terhadap lingkungan sekitarnya. Baik itu udara, air maupun tanah sekalipun. Lingkungan pun bisa tetap terjaga keasriannya dengan baik.
Bukti Jaminan Kesehatan dan Kenyamanan
Sertifikasi bangunan hijau memiliki peranan penting tersendiri karena jadi bukti jaminan kesehatan penghuninya. Bukan hanya menjamin kesehatan saja, melainkan juga kenyamanan penghuninya. Tak mengherankan karena bangunan hijau memang ramah lingkungan.
Dampak positifnya tidak hanya bisa dirasakan oleh lingkungan saja. Akan tetapi, penghuni bangunan juga bisa merasakannya sebaik mungkin. Hal ini jelas memperlihatkan bahwa penerapan bangunan hijau memang memberikan keuntungan yang luar biasa bagi banyak pihak.
Menunjukkan Biaya Operasional Lebih Rendah
Tak banyak yang menyadari bahwa ternyata sertifikasi ini juga mampu menunjukkan biaya operasionalnya. Bangunan yang memiliki sertifikasi ini terbukti memiliki biaya operasional jauh lebih rendah. Hal ini karena pengelolaan energinya cenderung lebih baik.
Tak hanya energi saja, melainkan juga pengelolaan air. Karena biaya operasionalnya lebih rendah, tentu menguntungkan anggaran konstruksinya. Lagi-lagi hal ini jadi manfaat penerapan bangunan hijau.
Jaminan Bangunan Berkelanjutan
Saat ingin mencari bangunan berkelanjutan, alangkah baiknya mencermati adanya sertifikasi atau tidak. Hal ini karena bangunan berkelanjutan sudah pasti memiliki sertifikasi tersebut. Jaminan yang satu ini bisa jadi bukti bagi pemilik, penyewa maupun masyarakat sekitar.
Setelah simak uraian di atas, tidak perlu lagi bingung tentang apa pengertian sertifikasi bangunan hijau. Tak kalah menarik pula untuk memahami betapa pentingnya sertifikasi tersebut. Bagi siapa saja yang peduli dengan kenyamanan penghuni dan keasrian lingkungan, sudah semestinya menerapkan konsep bangunan hijau ini.
